Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Tidak diketahui persis apa yang dapat menyebabkan kebanyakan kasus tekanan darah tinggi. Ada dua jenis tekanan darah tinggi: hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi primer cenderung berkembang secara bertahap selama periode waktu yang panjang. Ketika tekanan darah tinggi muncul tiba-tiba dan merupakan yang disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, itu disebut hipertensi sekunder.

Beberapa kondisi dan obat-obatan dapat menyebabkan hipertensi sekunder, termasuk berikut:

  • penyakit ginjal
  • tumor kelenjar adrenal
  • penyakit tiroid
  • cacat pembuluh darah
  • apnea tidur obstruktif
  • penyalahgunaan alkohol atau penggunaan alkohol kronis
  • merokok

Obat dan Tekanan Darah Tinggi

Obat untuk mengontrol kondisi kesehatan lainnya, seperti radang sendi, epilepsi, atau pilek atau alergi, bisa menyebabkan tekanan darah meningkat.

Dan obat-obatan tersebut juga dapat mengganggu kemampuan obat hipertensi untuk menjaga tekanan darah turun.

Obat-obatan yang dapat mempengaruhi tekanan darah termasuk:

  1. Kortikosteroid

Obat anti-inflamasi sering diresepkan untuk mengobati arthritis, asma, dan kondisi kronis lainnya.

Contohnya termasuk prednisone (Sterapred), methylprednisolone (Medrol, Meprolone), deksametason (Decadron), dan kortison.

  1. Antidepresan trisiklik

Obat  ini sering digunakan untuk mengobati sakit kepala migrain, selain depresi, dan dikenal untuk meningkatkan tekanan darah.

Contohnya termasuk desipramine (Pertofrane, Norpramin), protriptyline (Vivactil), amitriptyline (Elavil, Endep, Vanatrip), dan nortriptyline (Pamelor, Aventyl).

  1. NSAID

Non-steroid anti-inflammatory (NSAID) merupakan penghilang rasa sakit yang umum digunakan untuk mengobati kondisi seperti arthritis serta sakit ringan dan nyeri.

Ibuprofen (Motrin, Advil) naproxen (Aleve, Naprosyn), dan aspirin adah NSAID yang sering digunakan.

  1. Dekongestan

Obat-obat ini (termasuk batuk biasa, dingin, dan obat-obatan alergi) yang dikenal untuk meningkatkan tingkat tekanan darah dan untuk mengubah efektivitas obat tekanan darah tinggi.

Contohnya termasuk diphenhydramine (Benadryl, Unisom, Sominex), pseudoefedrin (Sudafed, Contac), dan phenylephrine (Sudafed PE).

  1. Obat migrain

Obat ini membantu untuk meringankan rasa sakit migrain, tetapi obat ini dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, yang sering menyebabkan tekanan darah tinggi.

Contohnya termasuk zolmitriptan (Zomig), isometheptene (Midrin), ergotamine (Cafergot), dihydroergotamine (Migranal Nasal Spray), almotriptan (Axert), dan sumatriptan (Imitrex).

  1. Hormon

Pil KB juga dapat mempengaruhi tekanan darah. Bahkan, perempuan yang menggunakan pil KB biasanya mengalami sedikit kenaikan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Terapi hormon yang digunakan untuk meredakan gejala menopause juga dapat menyebabkan sedikit kenaikan tekanan darah sistolik.

Jika memiliki tekanan darah tinggi, tetapi sedang menggunakan terapi hormon sebagai alat kontrasepsi, berbicaralah dengan dokter tentang risiko dan manfaat dari mengambil terapi hormon, serta cara terbaik untuk mengontrol tekanan darah.

Selain itu, beberapa obat ilegal, seperti kokain, ekstasi (MDMA), dan amfetamin, juga dikenal dapat meningkatkan tekanan darah.

Apa Penyebab Tekanan Darah Tinggi pada Anak?

Hipertensi pada anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun ini sering disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti penyakit ginjal.

Ketika kondisi ini diobati, tekanan darah tinggi sering kembali normal.

Namun, anak-anak yang lebih tua ketika mereka didiagnosis dengan tekanan darah tinggi, semakin besar kemungkinan mereka untuk memiliki hipertensi primer.